Assalamualaikum,
Mbak, adik laki-laki saya (kelas 2 SMP) berpacaran dengan gadis tetangga, padahal ibu melarangnya. Jadi, mereka pacaran diam-diam (back street). Sebagai kakak, saya ingin menasehati mereka, bagaimana caranya?
LINA (18), SUKABUMI

Waalaikumsalam,
Mbak Lina yang baik, salah satu kewajiban kakak adalah memberikan perhatian pada adik, saling menyayangi sesama saudara akan menciptakan hubungan tanpa pamrih dan kesadaran saling menjaga antarsaudara. Apabila orang yang kita sayangi terjerumus ke dalam sesuatu yang tidak sesuai dengan syariat islam, pasti kita akan berusaha mengajaknya kembali pada jalan-Nya. Mbak Melly yakin usahamu menjaga adik untuk tidak pacaran karena memang tidak sesuai dengan syariat, terlebih ia masih muda dan harus fokus pada cita-citanya, mendapatkan ridha dari Allah swt.
Tidak mudah menasehati anak remaja yang sedang jatuh cinta, jika salah malah kita yang bertengkar dengannya. Dibutuhkan kesabaran dan cara tepat untuk menasehati tanpa membuatnya marah atau menjauh dari kita. Beberapa hal yang bisa Mbak Lina lakukan:

  1. Ajak ia pergi ke tempat yang ia sukai dan nyaman untuk bicara.
  2. Mulai dengan dialog yang ringan, bisa juga mengenai cita-cita, teman-teman, dan perlahan tanyakan pendapatnya tentang pacaran di usia mereka.
  3. Jika responsnya positif, mulailah bicara tentang pacaran dalam kacamata Islam.
  4. Hindari menasehati secara langsung. Sebaiknya berilah rangkaian pertanyaan sehingga kita mudah mengetahui pendapat dan persepsinya tentang pacaran yang ia jalani saat ini.
  5. Hindari menyerang bahkan memarahinya. Ajak ia untuk melihat, mendengar dan merasakan bahwa orangtua akan sedih bila tahu anaknya tidak mematuhinya.
  6. Tetap jalin hubungan baik dengan gadis itu, perlahan-lahan sampaikan kekecewaan orangtua Anda padanya karena mereka pacaran diam-diam.
  7. Jika perlu, mintalah guru yang dijadikan idola oleh adik Anda untuk memberikan nasehat agar ia tidak pacaran lagi.

Teruslah melakukan hal yang baik untuk adik Anda, jika tanggapannya negatif, tentu ada cara lain yang bisa menaklukkan hatinya. Percayalah, pertolongan Allah selalu menyertai orang yang berbuat kebaikan.

Saran untuk Orangtua:
1. Jika mengetahui anak berpacaran, hindari menyerangnya secara langsung.
2. Ajak dialog sehingga Anda bisa melihat, mendengar dan merasakan konsep pacaran dalam persepsinya.
3. Sampaikan padanya tentang konsep pacaran dalam Islam.
4. Bila belum ada respons positif, sering-seringlah membuka dialog tentang konsep pacaran atau bahkan konsep membangun keluarga yang sakinah ketika menikah kelak.
5. Sesungguhnya, saat berdialog ia mengakui pendapat Anda. Namun, sering kali mereka lebih suka menunjukkan sikap “memberontak” terhadap aturan yang ditetapkan oleh orangtuanya.

Melly Puspita Sari, S.Psi.,Psi

Psikoloh Klinis dengan sertifikasi Master Trainer NLP from NFNLP-Florida

Sumber: Ummi Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here