Berhubungan suami-istri di kamar mandi, misalnya di bathub, tidaklah terlarang, akan tetapi ada beberapa rambu yang perlu diperhatikan, terutama dikarenakan kamar mandi adalah tempat yang kotor dan terlarang untuk menyebut dzikrullah di dalamnya.

Berikut ini ada 3 keburukan melakukan hubungan suami istri di kamar mandi:

1.Khawatir terlupa membaca doa sebelum berhubungan intim

Melakukan hubungan suami istri di kamar mandi tentu akan membuat sulit membaca doa ketika hubungan intim seperti yang diajarkan berikut ini.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ فَقَالَ بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا . فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ لَمْ يَضُرُّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا

“Jika salah seorang dari kalian (yaitu suami) ingin berhubungan intim dengan istrinya, lalu ia membaca do’a: [Bismillah Allahumma jannibnaasy syaithoona wa jannibisy syaithoona maa rozaqtanaa], “Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami”, kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya” (HR. Bukhari no. 6388 dan Muslim no. 1434).

Pasalnya, di kamar mandi kita terlarang atau dimakruhkan untuk berdzikir. Hal ini berdasarkan hadits dari Ibnu ‘Umarradhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,

أَنَّ رَجُلاً مَرَّ وَرَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَبُولُ فَسَلَّمَ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ

“Ada seseorang yang melewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau sedang kencing. Ketika itu, orang tersebut mengucapkan salam, namun beliau tidak membalasnya.” (HR. Muslim no. 370).

Hadits di atas menunjukkan -kata Imam Nawawi rahimahullah- bahwa dimakruhkan bagi yang sedang buang hajat untuk membaca dzikir apa pun itu. Ia tidak boleh mengucapkan subhanallah, laa ilaha illallah, tidak menjawab salam dan tidak pula menjawab doa orang yang bersin. Begitu pula yang berada di kamar mandi tidak mengucapkan alhamdulillah ketika bersin. Ia pun tidak menjawab kumandang azan.

Tentunya pasutri muslim mengharapkan hubungan intim yang tidak sekadar melepas hasrat tapi juga membawa kebarokahan.

2.Kamar mandi merupakan tempat yang disukai syetan

Sahabat Ummi, sudah menjadi tabiat setan menyukai tempat yang kotor, seperti toilet, dan di sinilah setan bisa lebih leluasa untuk mengganggu manusia.

Karena alasan ini, sebagian tokoh agama, menilai makruh melakukan hubungan di kamar mandi. Sebagian yang lain menyebut perbuatan semacam ini tidak terlarang, hanya kurang sesuai adab. (simak:Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 34595)

3.Selain bukan tempat yang higienis, kamar mandi juga biasanya licin dan membahayakan

Bagaimana jika salah satu pasutri terjatuh karena lantai kamar mandi yang licin? Tentu saja hal ini berbahaya. Belum lagi potensi terkena bakteri penyakit karena kamar mandi biasanya dipergunakan untuk membuang hajat.

Kalaupun karena kondisi tertentu, seseorang harus melakukan hubungan badan di kamar mandi, maka dia disyariatkan membaca 3 doa sekaligus sebelum masuk kamar mandi. Yakni: 2 doa perlindungan dari setan ketika masuk kamar mandi dan satu doa ketika hendak berhubungan, serta diwajibkan berhati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang tak diharapkan.

Sumber: Ummionline

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here