Mantan Anggota Tim Pengawas Century DPR RI Muhammad Misbakhun mengatakan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai dalang dalam skandal bailout Bank Century yang merugikan uang negara sebesar Rp 6,7 triliun.

Pernyataan itu disampaikan politisi Golkar sebelumnya di PKS, dalam peluncuran buku berjudul Sejumlah Tanya Melawan Lupa pada Agustus 2015.

Siang ini, Senin (16/4), Misbakhun kembali menjadi pembicara diskusi skandal Bank Century tema: “Setelah Boediono Tersangka, Siapa Berikutnya?” di Hotel Century Jakarta.

Menarik untuk ditunggu, apakah dia akan kembali bersuara keras mengungkap sejumlah fakta baru mengenai skandal bsar Century.

Selain Misbakhun, pembicara lain dalam diskusi yang diangkat Institute Soekarno Hatta (ISH) dan Sabang Merauke Circle (SMC) adalah, Chandra Tirta Wijaya (eks Pansus Century Gate), Ferry Juliantono (Wakil Ketua Umum Gerindra), Herdi Sahrasad (wartawan senior), Djoko Edhi Abdurrahman (mantan anggota DPR), Andrianto (Humanika), Dina Nurul Fitria (ekonom) dan Syahganda Nainggolan (SMC).

Menyebut SBY sebagai dalang, Misbakhun mengaku memiliki cukup bukti. Bukti pertama keterlibatan SBY diketahui melalui keterangan Sri Mulyani, yang ketika itu menjabat sebagai Menteri Keuangan dan Ketua Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK).

Saat diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi di Amerika Serikat pada 2013, Sri mengakui bahwa kebijakan dana talangan Bank Century telah dilaporkan kepada SBY selaku Presiden.

Bukti lain, lanjut Misbakhun, tiga surat Sri Mulyani yang dikirimkan kepada SBY dengan jelas menggambarkan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat itu mengetahui pemberian dana bagi Bank Century. Artinya, Sri Mulyani sudah melaporkan segala hal tentang pengambilan keputusan Bank Century, dan keputusan dibuat atas dasar pemakluman SBY. [rus]

[RMOL]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here