Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Chaidir Bamukmin

Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Chaidir Bamukmin membenarkan akan digelarnya Aksi Damai 115 di Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Jumat (11/5/2018) mendatang.

Menurutnya, Aksi 115 digelar untuk memperingatkan pemerintah Amerika Serikat agar tidak memindahkan kedutaan besar AS untuk Israel di Tel Aviv ke Yerusalem.

“Insya Allah akan diikuti umat Islam dari seluruh perwakilan daerah di Indonesia,” kata Habib Novel kepada NNC, Senin (23/4/2018).

“Tujuan aksi kami ini adalah untuk meminta pemerintah Amerika jangan coba-coba memindahkan Kedubes Amerika dari Tel Aviv ke Al Quds, Palestine,” sambungnya.

Ditambahkan Humas Persaudaraan Alumni 212 itu, keputusan AS memindahkan Kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem, merupakan bentuk penjajahan.

“Karena ini adalah bentuk penjajahan Amerika terhadap kota suci tiga agama, yang mana Al-Quds adalah tempat masjid Al Aqso yang merupakan kota suci umat Islam yang ketiga setelah Mekkah dan Madinah,” ucap dia.

“Yang Islam sangat mengharamkan kota suci dimasuki apalagi diduduki oleh Amerika melalui kedutaannya,” tegas Habib Novel.

Jika tuntutan mereka tak indahkan oleh AS, lanjut Habib Novel, pihaknya akan meminta kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan AS, dan juga mendesak PBB memberikan sanksi kepada AS.

Kalau Amerika tidak mengindahkan itu, kami juga nantinya akan meminta kepada pemerintah Indonesia segera memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika. Karena penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi ini,” pungkasnya.

“Dan juga kepada PBB harus tegas, segera memberikan sangsi kepada Amerika kalau hal itu Amerika tetap laksanakan,” tutup Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) itu.

Seperti diberitakan, pada awal Desember 2017 lalu, Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Hal itu ditandai dengan rencana pemindahan kantor kedutaan besar AS kedutaan besar AS untuk Israel di Tel Aviv ke Yerusalem.[]

Sumber: Netralnews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here