Tingginya harga beras di pasaran rupanya sudah diantisipasi oleh pemerintah.

Menteri Perdagangan Engartiasto Lukito memberi sebuah solusi untuk mengatasi tingginya harga beras, yakni dengan melakukan proses tawar menawar dengan pedagang.

Diketahui, pemerintah telah menentukan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras jenis medium di Pulau Jawa, Lampung, Sumatera Selatan yaitu Rp 9.450/kg dan Rp 12.800/kg untuk premium dan HET tersebut harus sudah terrealisasi di April 2018.

Menteri Enggar pun memberi contoh.

“Saya tanya di Cirebon, ini berapa harga? Rp 10.000/kg (ucap Enggar menirukan jawaban pedagang). Gimana? HET Rp 9.000. Dia (pedagang) bilang kan nawar pak namanya,” tutur Enggar kepada wartawan, Rabu 25 April 2018.

Solusi Enggar ini memicu amarah warganet.

[www.tribunislam.com]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here